Selasa, 26 Januari 2016

Penyemprotan dan Pemupukan Tanaman Anggur


Volume zat mineral tanaman dapat dipulihkan dengan membuat pupuk organik mineral. Efisiensi fungis akar dan daun dalam menyerap unsur hara dan proses fotosintetis/memasak makanan selama musim tanam di kebun. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kedua pupuk organik dan mineral.

Tanaman anggur akan sangat membutuhkan nutrisi yang besar dan banyak sebelum berbunga, selama mengikat/pembesaran buah dan pematangan buah. Terutama nutrisi di butuhkan sebelum berbunga, ketika tanaman mengkonsumsi banyak nutrisi dalam pembentukan tunas dan pembentukan perbungaan. 

Tingkat aplikasi pemakaian tergantung pada banyak faktor, diantarannya yaitu : 
  1. Kesuburan tanah
  2. Kondisi cuaca
  3. Usia tanaman
Nutrisi yang dikhususkan untuk akar langsung di tabur ketanah sekitar tanaman. Pupuk yang diterapkan dalam bentuk cair, baik mineral dan organik. Pemupukan dapat dilakukan dengan sistem irigasi. Anda dapat membuat alur - alur dan lubang di sekitar tanaman. melalui sistem irigasi bawah tanah atau irigasi tetes merupakan efisiensi waktu dalam penyiraman.

Berapa banyak pemupukan dapat dilakukan? hal ini akan sangat di pengaruhi oleh kondisi tanah, curah hujan, volume pupuk yang sebelumnya dibuat. Skema yang paling umum adalah pemupukan kebun anggur yang mencakup empat nutrisi utama.

Pemupukan pertama yang paling baik dilakukan selama 10-15 hari sebelum berbunga. Untuk menghasilkan pertumbuhan tunas yang kuat, daun yang sehat dan bunga, sebaiknya memberikan nutrisi pupuk lengkap dengan kandungan nitrogen tinggi. Efisiensi yang tinggi menunjukkan aplikasi untuk pemupukan infus tingat mullein segar 1 kg per 10 liter air per 1 m2 kebun anggur, Infus fermentasi dari kotoran unggas pada tingkat 40-50gr per 1 m2. Pupuk kimia dapat diterapkan dengan solusi terpisah berupa pupuk nitrogen, fosfat dan kalium. Serta pupuk lengkap, seperti tingkat nitrophoska dari 50g per 10 liter air. Untuk meningkatkan kualitas penyerbukan pembungaan anggur dapat menggunakan pupuk tanamanan yang mengandung boron dan dianjurkan menambahkan 4-5 gram asam borat atau boraks dalam 10 liter air, nutsisin ini dapat meningkatkan proses pembungaan.

Pemupukan kedua dilakukan 15 - 20 hari setelah berbunga. ketika buah mencapai ukuran kacang polong. Metode terbaik adalah dengan menggunakan pupuk yang sama dengan pemupukan pertama, dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan tunas dan buah.


Pemupukan ketiga dilakukan selama periode yang diperlukan untuk melunakkan buah sebelum matang. dan pupuk nitrogen dalam hal ini tidak diterapkan. Cara terbaik adalah dengan menambahkan 40-50 gram superfosfat, 20-25 gram kalium sulfat dalam larutan air untuk 10 ltr air per 1m2.

Pemupukan ke empat dilakukan untuk dengan membuat pupuk kalium (potasium sulfat, kalium monofosfat) dengan tujuan agar pematangan buah merata dan menghasilkan qualitas buah yang tahan banting terhadap penyakit.
http://vk.com

Tanaman anggur dapat menyerap nutrisi pupuk tidak hanya melalui sistem akar sebagai unsur mineral, tetapi juga diterapkan pada pemupukan daun dan tunas.Garam dari unsur - unsur yang diserap oleh organ tanaman hijau  memiliki efek posotof pada pertumbuhan dan produktivitas mereka. Ini sangat penting dalam pemberian pupuk tanaman yang memiliki beberapa elemen, tanpa banyak proses yang terjadi pada tanaman.

Dalam kasus aplikasi penyemprotan pupuk daun harus diingat bahwa organ tanaman menyerap pupuk hanya jika nutsisi berada dalam keadaan terlarut. Sebuah solusi, pupuk dapat disimpan untuk waktu yang lama pada permukaan daun. Air menguap dan beberapa pupuk belum sempat menembus ke daun, tertunda pada permukaannya dalam bentuk kering. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memberikan penyemprotan nutrisi daun dapat dilakukan pada malam hari, dalam cuaca tenang, solusi ini diterapkan untuk mencegah hasil penyemprotan yang menempel pada daun  kering lebih cepat, sehingga daun memiliki waktu untuk 
menyerap nutrisi.


Setelah proses panen buah anggur maka disarankan untuk melakukan pemupukan yang mengandung fospor, kalium, pupuk kalium majemuk yang terkandung dalam komposisi, tetapi tanpa senyawa nitrogen. Perawatan tersebut dapat membantu meningkatkan tahan banting tanaman terhadap kondisi cuaca yang tidak baik.

Untuk pemupukan daun, anda dapat menggunakan pupuk organik yang difermentasikan. Untuk persiapan biasanya di gunakan amonium nitrat atau urea, superfospat dan kalum sulfat, bisa juga menambahkan asam borat atau boraks, kalium permanganat, seng sulfat dan potasium. Selain pupuk organik, saat ini orang lebih banyak menggunakan pupuk kompleks yang mengandung komposisi dari semua unsur kimia yang diperlukan untuk perkembangan normal dari tanaman anggur. Dalam komposisi pupuk ini terdiri selain unsur utama nitrogen, fospor dan kalium, juga seperti boron, kalium, mangan, tembaga, molibdenum, seng, magnesium, besi, belerang serta termasuk mineral dalam bentuk chelated, yang merupakan komposisi utama yang terbaik diserap oleh tanaman. Chelation merupakan senyawa organologam yang mudah larut dalam air dan mudah tersedia bagi tanaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar